Search Suggest

Management Trainee di Permata Hijau Group

 


Pengalaman Tes Management Trainee Program Permata Hijau Group

22.31 Unknown

 

Management Trainee Program Permata Hijau Group (PHG)

https://1.bp.blogspot.com/-D-Jy7Xz_DWo/XAYTCog0XaI/AAAAAAAAAG8/x2r8GhukgdMDnB-Fg6sVbICVSg1yFcyywCLcBGAs/s400/PT.-Pelita-Agung-Industri.jpg

Logo PT.Permta Hijau Group (PHG)

 

 Halo ! Wah sudah lama banget ga nulis blog. Sejak masuk kuliah pertama kali, dan setelah lulus ini baru nulis lagi. Emeijinggg !

Baiklah setelah lulus November 2017 lalu, saya resmi menyandang gelar Sarjana Teknik. Dan babak baru pun dimulai, yakni menjadi job seekers. Jadi waktu itu sekitar bulan Juni 2018 akhir PT. Permata Hijau Group sedang membuka Program Management Trainee. Waktu itu proses pendaftaran awal dilakukan dengan mengirim berkas ke alamat email perusahaan. Syarat yang tertulis mencakup Lulusan Baru dari Universitas Sumatera Utara, berjenis kelamin pria, berlatarbelakang pendidikan jurusan Teknik Mesin, Teknik Elektro Teknik Industri dan Teknik Kimia. Karena saya merasa memenuhi syarat yang diminta jadilah saya mendaftar program tersebut. Setelah mengirim surat lamaran dan berkas yang dibutuhkan dalam satu attachment .rar, saya pun menunggu tahapan selanjutnya.

 

Setelah kurang lebih 2 minggu, saya mendapat telepon dari HR. PT. PHG untuk mengikuti psikotes. Rentang waktu pengumuman sejak ditelepon hingga jadwal tes kurang lebih 4 hari. Pada saat psikotes nanti kita diminta membawa dan menyerahkan sejumlah berkas fisik (hardcopy) yang sama saat kita kirimkan via email. Psikotes berlangsung di kantor pusat PT. PHG Jalan Iskandar Muda/ Sp. Gajah Mada. Kita diminta hadir pukul 08.00 WIB dan tes dimulai sekitar jam 09.00 WIP pagi. Saat itu ada sekitar 20 peserta yang mengikuti psikotes. Saya dapat info kalo sebelumnya sudah ada juga peserta yang mengikuti tes. Psikotes nya tidak jauh berbeda pada psikotes pada umumnya. Tesnya sendiri terdiri atas beberapa sub tes, seperti tes analisis gambar, verbal (sinonim), tes ketelitiian mata, soal cerita matematika, deret angka, hitung koran (dari bawah ke atas), Papi Skostik, dan saya lupa lagi. Seluruh rangkaian tes memakan waktu kurang lebih 2,5 jam non stop. Cukup menguras otak dan energi. Tips, ikuti semua perintah/ aba-aba petunjuk dari Tim Rekrutmen agar menghindari kesalahpahaman pengerjaan soal. Setelah selesai, kami dipersilahkan pulang dan pengumuman hasil tes akan diinformasikan seminggu kemudian..

https://4.bp.blogspot.com/-ls3LYEeTcog/XAYRvkL1IMI/AAAAAAAAAGw/4LVYwPgWH8ckJEjNosjzco68_t35o0zzwCLcBGAs/s400/office.jpg

Kantor Pusat PT. Permata Hijau Group di Jalan Iskandar Muda Medan

 

 

Seminggu kemudian....

Waktu itu sore, saya baru nyadar ada panggilan beberapa kali dari nomor tidak dikenal. Saya coba misscall. Beberapa saat kemudian saya dihubungi oleh nomor tersebut. Ternyata telepon dari HR PHG yang memberi tahu bahwa saya lolos psikotes dan berhak ke tahap selanjutnya yaitu wawancara. Saya pun berdiskusi soal jadwal wawancara yang cukup fleksible. Setelah mendapat jadwal yang pas, saya menunggu hari wawancara. Saya mendapat wawancara hari kamis siang sebelum jam istirahat. Dengan mengenakan outfit formal hitam putih seperti kebanyakan peserta tes saya menunggu di lobby kantor untuk giliran saya. Sebelum wawancara kita juga diminta mengisi semacam formulir daftar riwayat hidup. Saya berpikir mungkin ini menjadi bahan wawancara nanti. Ingat, isilah apa adanya, jangan dibuat-buat. Karena bisa jadi bumerang jika seandainya kita berbohong. Kira-kira pukul setengah 12 saya dipanggil tim rekrutmen untuk mengikuti arahannya ke ruang wawancara yang ada di lantai 4 atau 3 (saya lupa hehe) dengan menggunakan lift . Kemudian saya dipersilahkan masuk ke ruang wawancara. Saat itu saya masuk dan bersalaman dan dipersilahkan duduk. Saya ingat sekali yang mewawancarai saya itu adalah Pak Dodik. Pak Dodik adalah pakarnya seluk-beluk proses manufaktur minyak kelapa sawit (Saya salute banget sama beliau). Penampilan Bapak itu sederhana namun sangat tegas dan berwibawa. Back to the topics, pada saat wawancara saya diminta memperkenalkan diri seperti biasa. Saya menjawab dengan lugas, tenang, dan fokus. Pertanyaan wawancara yang dilontarkan lebih ke pengalaman kerja/ organisasi, magang, tentang tugas akhir yang dikerjakan dan apa yang dicapai. Jadi secara keseluruhan wawancara  ini lebih membicarakan kemampuan teknis daripada tentang kepribadian.. Pertanyaan yang paling ekstrem menurut saya adalah, apa yang kamu ketahui tentang minyak sawit. Saya menjawab saja sepengetahuan saya, produk turunannya itu aja tidak lebih. Tanggapan Beliau pun meminta saya untuk belajar lebih banyak tentang sawit. Perasaan saya sudah ga tidak enak. Saya pun pasrah, karena sudah memberikan yang terbaik. Wawancara pun berakhir dengan salam perpisahan dan ucapan terimakasih.

Tips: Datang 60-30 menit sebelum jadwal, jangan terlambat. Berpakaian lah formal, rapi dan bersih. No Jeans and kaos oblong, Kuasai pengetahuan ttg perusahaan dan bisnis prosesnya (bisa dengan membaca website perusahaan)

 

Pengumuman hasil wawancara langsung diumumkan hari itu juga, yakni setelah jam makan siang. Saya pun pulang ke rumah, untungnya dekat jadi bisa makan siang bentar dan membasuh muka. Setelah jam istirah usai, Saya pun kembali ke kantor. Disana sudah menunggu teman-teman yang sudah wawacara juga. Kurang lebih 10 org. Kami pun dipanggil per 3 orang oleh tim rekrutmen ke sebuah ruangan. Feelingku ga enak kenapa dipanggil sekaligus gitu. Apakah bakal ada yg gugur diantaranya? Harap-harap cemas pun melanda. Saya pun mencoba menenangkan diri dengan membaca majalah2 bisnis yang ada di rak lobby. Dan teman-teman tadi pun keluar dari ruang eksekusi (Hhaha). Wajah mereka terlihat bahagia. Usut punya usut ternyata mereka semua lolos. Wahh.. enaknya. Giliran kami pun tiba dipanggil (Ak saat itu sama Boy dan Michael).. Di dalam ruangan sudah ada pak Gregory, Pak Ramot sama Ibu2 saya lupa namnya), maaf ya Bu... Hihi.. Disana kami sedikit tegang, tapi setelah ditenangkan pak Grei kalo kami dinyatakan lolos dan berhak untuk mengikuti program tersebut wajah kami langsung sumringah (Hahahaha).. Suasana pun menjadi cair, kami melempar canda. Pak Grei pun mulai menjelaskan tentang program Managemen Trainee PHG, tujuan dan sasarannya. Btw ini Management Trainee Batch ke-III keluaran PT. Permata Hijau Group

Jadi Permata Hijau Group sendiri terdiri atas 5-6 anak perusahaan yang semuanya berkenaan dengan kelapa sawit. Masing-masing mempunyai produk turunan sendiri. Enaknya PHG seluruh unit perusahaan terletak di daerah Sumatera Utara (Hutalombang dan Sosa Mananti, Blok Songo Rantau Parapat), paling jauh pun di Duri dan Dumai (Unit Distribusi) Riau. Produk yang dihasilkan PHG kebanyakan untuk memenuhi kebutuhan ekspor seperti palm kernel oil, dan stearin. Untuk kebutuhan lokal seperti berupa olein (minyak goreng) dan palm fatty acid. Program ini memiliki jangka waktu magang satu tahun sebelum diangkat menjadi staff. Kita akan dikirim ke unit-unit anak perusahaan selama beberapa bulan. Jadi selama beberapa bulan kita akan dievaluasi perusahaan dalam jangka setahun tersebut. Program ini sudah memiliki silabus yang jelas tentang pemahaman seluruh proses bisnis manufaktur minyak kelapa sawit. Kita akan menjalani semua divisi perusahaan dan lantai produksinya. Program MT ini akan diproyeksikan menjadi Asisten Supervisor setara mandor untuk bagian/ divisi tertentu. Dimana kita akan membawahi operator dan pembantu operator. Tenang selama program di penempatan unit, kita akan mendapat uang saku dan mess tempat tinggal. Yang paling penting disini adalah mampu beradaptasi dan berbaur. 

Ohya Management Trainee Program Permata Hijau Group ini TIDAK ADA IKATAN DINAS sama sekali. Jadi tidak ada penahanan ijazah maupun penalty (Denda) kalo seandainya kita mengundurkan diri. Tapi tetap kalo mengundurkan diri harus memberitahukan ke unit dan pusat ya. Ini memcakup etika di dunia kerja. Setelah pemaparan yang jelas dari Tim rekrutmen, kami pun pulang. Tahap selanjutnya yaitu panggilan untuk mengikuti tes kesehatan dan tanda tangan kontrak.

Panggilan tes kesehatan dilakukan 1 minggu lebih setelah hari wawancara. Total yang ikut tahap ini kurang lebih 35 orang. Jadi kita disuruh kumpul ke kantor pusat Jalan Iskandar Muda untuk mengambil surat pengantar tes kesehatan. Kita dirujuk ke Laboratorium Klinik Bunda Thamrin yang tidak jauh dari kantor pusat untuk tes kesehatan. Rangkaian pemeriksaan tes meliputi pengambilan sample darah, urin, pemeriksaan fisik (mata, telinga, gigi, dsb), dan ronsen. Setelah menjalani semua itu kita dipersilakan pulang. Panggilan untuk sign kontrak dan mulai training kurang lebih seminggu kemudian. Singkat cerita kita mulai training per Agustus 2018. Jadi seminggu pertama training dilakukan di Medan untuk memberikan pelatihan-pelatihan dasar mencakup pengetahuan dasar tentang perusahaan, proses manufaktur sawit, management dan audit ISO, dan pengembangan diri serta motivasi. Selanjutnya kita akan dikirim ke unit-unit anak perusahaan yang pembagiannya diatur oleh perusahaan. Seluruh transportasi menuju unit akan ditanggung oleh perusahaan. Dan saya kebagian di unit PT. Permata Hijau Sawit, Sosa Mananti, Padang Lawas. Wuuuu... jauh dan saya belum pernah kesana sama sekali. Jadi saya bersama 5 orang teman angkatan disana.

Mungkin itu saja pengalaman tes Management Trainee di Permata Hijau Group.. Kalo ada waktu saya akan sharing pengalaman selama menjalani magang di unit..

 


Post a Comment