Search Suggest

Pengalaman Kerja di PT Motasa Indonesia

 





Pengalaman Kerja di PT Motasa Indonesia

August 01, 2016

 

Hai gaess!

Assalamualaikum para ukhty ( ^^ ) *ini alay* *maklum lagi mendambakan calon ibu buat anak-anak nanti*

Lama banget saya gak update ini blog. Sampai sempat mikir kalau mungkin sebenernya saya bukan blogger. Iyalah mana ada blogger yang nulisnya cuma setahun sekali. Tapi harap maklum ya, sibuk. Ehem.

Terakhir saya nulis di blog saya kalau saya udah kerja ya. Bener sih. Itu kemarin-kemarin. Haha. Tapi sekarang saya sudah resign dari kerjaan sebelumnya. Buat yang belum baca ini saya kasih tau singkatnya ya. *kok ini jadi semacam catatan hati seorang suami*

Bulan Desember 2015 saya resmi menjadi karyawan PT Motasa Indonesia (Produksi Ladaku, Desaku, dan beberapa produk lain). Saya bekerja sebagai Supervisor Produksi. (Loh bukannya saya baru lulus, kok udah jadi supervisor?). Iya memang beberapa perusahaan bisa aja nyari Supervisor seorang fresh graduate dan mereka-mereka ini semacam trainee gitu loh. Singkat cerita saya menjadi karyawan dengan probation 3 bulan dulu nih, oke apa gak kerjanya, kalau oke bisa langsung jadi karyawan tetap, kalau belum oke (mungkin) bisa ditambah masa probationnya, atau ya langsung dipecat bahkan sebelum masa probation selesai. Awal masuk disana saya mengikuti terlebih dulu in class training, sebut saja begitu. Isinya semacam pengenalan perusahaan dan materi pun langsung diisi oleh manager semua department. (Tapi anehnya, bakal calon manager saya, manager produksi, justru gak ngisi training ini dan pada akhirnya paham kenapa beliau gak ngisi materi padahal ini anaknya lho yang ditraining). Sekitar dua minggu in class training dan pengenalan area pabrik. Selanjutnya saya diserahkan ke departemen saya sendiri, departemen produksi.

 

 Di sinilah saya baru merasakan yang namanya bekerja. Di awal ini saya masuk ke sub divisi packing, karena sistemnya di sini shift, jadi saya pun mengikuti shift yang ada. Tahu kan sistem shift? 6 hari kerja dan bisa masuk shift pagi/sore/malam. Sekitar sebulan saya ngeshift. Pengalaman pertama dan sangat berkesan. Terima kasih, ehem. Kemudian saya dipindah ke sub divisi bulk process. Awal masuk di sini pun saya mengikuti jam kerja di divisi ini. Ada dua jam kerja, yaitu masuk jam 5 pagi dan jam 8 pagi. Di awal tersebut saya masuk jam 5 pagi untuk beberapa minggu. (Perjuangan banget buat siap-siap berangkat kerja isuk mruput). Tapi sekali lagi terima kasih untuk pengalaman ini. Barulah saya masuk kembali normal jam 8 pagi dan pulang jam 5 sore (sering lewat dan saya itung lembur, haha). Minggu berganti minggu, dan akhirnya saya bisa dianggap lolos masa probation dan diangkat menjadi pegawai tetap. Lumayan dapat tunjangan jabatan, bahkan kadang masih mikir “secepat inikah karirku?”. Semua terasa begitu cepat, dan bisa dibilang mulus. Keluarga pun ikut senang tentunya, apalagi dengan gaji yang dibilang lebih dari cukup untuk seorang jomblo, ehem. Tetapi, bukan berarti tidak ada yang mengganjal sampai saat itu. Di awal bekerja memang saya ingin sekali bisa lolos masa probation dan terus bekerja, tapi mulai lah terbesit pikiran begini “kayaknya ini bukan passionku”. Pikiran yang mengerikan, mungkin, karena disitulah awal mula saya ingin keluar dari pekerjaan. Hingga pada akhirnya pada sekitar pertengahan bulan ke lima saya mengajukan pengunduran diri dan resmi bukan lagi menjadi karyawan PT Motasa Indonesia  di akhir bulan kelima saya bekerja. Banyak hal yang sudah saya dapatkan bekerja di sana, tapi mungkin sedikit sekali yang baru bisa saya berikan untuk perusahaan tersebut. Terima kasih buat Bu Neneng (Asmen HRD), Pak Djoko (Dir HRD), Pak Roni (Mng Produksi), temen-temen supervisor mas Aryo, mas Andi, mas Hilal, Mas Danang, Arip, Mas Akbar, Mas Dika, Hermawan, Mas Erick, Ade, Mba Widya, Mba Novi, Mas Fakhri, Mba Dana, juga shift leader dan foreman Pak Cip, Pak Supiyan, dan lain-lain, terutama Pak Sangaji Owner PT Motasa Indonesia yang telah memberi saya kesempatan bergabung diperusahaan yang islami ini.

 


Post a Comment