Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengalaman Seleksi MT Danone dan Informasi Gaji Terbaru


 

Pengalaman Seleksi MT Danone Terbaru - Danone merupakan perusahaan swasta yang sudah masuk dalam level multiinternasional dengan produk unggulan berbagai jenis makanan dan juga minuman. Salah satu produk danone yang hingga kini masih eksis dan populer di tengah – tengah adalah produk air minum dalam kemasan AQUA.Proses ini sendiri sebenarnya sudah dimulai secara bertahap sejak tanggal 12 Juni 2022 lalu, dan akan berlangsung hingga tanggal 25 Juni 2022 mendatang. Nah untuk tips lolos tahap ini sendiri, bisa Anda simak pada poin berikut.

 

Danone

Danone merupakan perusahaan swasta yang sudah masuk dalam level multiinternasional dengan produk unggulan berbagai jenis makanan dan juga minuman. Salah satu produk danone yang hingga kini masih eksis dan populer di tengah – tengah adalah produk air minum dalam kemasan AQUA.

Jumlah Karyawan PT Danone

Jumlah karyawan PT Danone di seluruh Indonesia mencapai angka ribuan karyawan.

Alamat Kantor

PT Danone Head Office – Indonesia

RDTX Place Lantai 5 – 9, Jl. Prof. DR. Satrio No.Kav.3, Karet Kuningan, Kecamatan Setiabudi, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12940..

Syarat

Sebelum mendaftar pastikan Anda telah membaca seluruh ketentuan umum, tata cara melamar dan jadwal kegiatan rekrutmen dan seleksi di situs web ini.

1

Warga Negara Indonesia

2

Usia maksimal per 25 April 2022 mengikuti jenjang pendidikan sebagai berikut:

  • Diploma I/II/III : 27 tahun;
  • S1/Diploma IV : 30 tahun;
  • S2 : 35 tahun;
3

IPK minimal 2,75 untuk lulusan perguruan tinggi

 

4

Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.

5

Sehat jasmani, rohani dan bebas narkoba.

6

Dokumen SKCK dari Kepolisian (Jika Ada).

7

Sertifikasi pelatihan yang sesuai dengan kompetensi dan rekomendasi pengalaman kerja apabila ada.

8

Rekomendasi Komunitas (berprestasi di Bidang Olahraga/Seni/Digital Creator/Start Up) apabila ada.

 

Cara Pendaftaran

1.      Membaca seluruh informasi ketentuan dan persyaratan yang berada di situs web ini.

2.      Menekan tombol register yang ada pada pojok kanan atas halaman depan. Kemudian, pelamar melakukan aktivasi akun yang
kami kirimkan ke email (inbox/spam/all mail).

3.      Pelamar wajib melengkapi CV dan dokumen persyaratan pada menu Daftar Riwayat Hidup

4.      Pelamar dapat melihat lowongan yang tersedia pada menu Lowongan. Peserta hanya dapat melamar maksimal 3 posisi di BUMN
yang berbeda.

5.      Pelamar dapat memantau proses lamaran, detail jadwal, dan pengumuman pada halaman Lamaran Saya atau email resmi
yang kami kirimkan.

Tahapan

Untuk Bank Mandiri tesnya cukup panjang dan ketat.

Tes Administrasi

Tahapan ini adalah tahapan awal dalam rangkaian proses seleksi menjadi MT Star Danone. Tahapan ini berlangsung selama kurang lebih satu bulan atau selama durasi dibukanya aplikasi menjadi MT Star Danone. Pada tahapan ini kita diminta untuk membuat akun/register di website resmi Danone Indonesia, yaitu dancommunity.com. Website dancommunity ini selain menjadi company website, juga lebih ditujukan untuk fitur informasi sekaligus promosi segala macam aktivitas di Danone kepada publik, termasuk juga urusan rekrutmen. Karena setau saya, Danone sangat jarang membuka rekrutmen melalui event semacam jobfair atau bekerja sama dengan career center di suatu kampus tertentu (kecuali rekrutmen yang dihandle langsung oleh CBU seperti Sarihusada). Jadi jika anda ingin memperoleh update mengenai info vacancy yang sedang dibuka, saran saya anda rajin-rajinlah update website ini dan juga follow di social media milik Danone seperti Twitter, Facebook dan Instagram, karena Danone sendiri termasuk sangat aktif dan bagus dalam hal branding mereka di social media. Setelah kita memiliki akun Danone, kita pun diminta untuk mengisi profil online/semacam CV yang telah disiapkan oleh pihak Danone. Pengisian ini meliputi data diri seperti nama, alamat, usia serta background jurusan kuliah kita. Selain itu, kita juga diberikan alternatif untuk memilih di function mana yang kita minati. Setelah proses pengisian selesai, maka kita akan mendapatkan link untuk mengerjakan online test yang bisa dikerjakan (kalau tidak salah) selama masa rekrutmen berlangsung. Jadi saran saya, semakin cepat anda mendaftar, maka semakin banyak waktu persiapan anda sebelum mengerjakan tes. Paling tidak mendaftar dulu di awal baru kemudian jika anda butuh mencari waktu yang benar-benar luang, anda masih memiliki waktu yang banyak untuk berpikir.

Tes Pengetahuan Akademik dan Personality

Kemudian jika sudah melengkapi dan memilih 3 perusahaan BUMN, peserta akan diberi jadwal untuk melakukan Tes Kemampuan Dasar. Tes Kemampuan Dasar atau disingkat TKD sendiri dilakukan secara online. Tes ini terdiri dari :

Adapun berkas yang perlu dipersiapkan, antara lain: SMART CRT Verbal

Mengukur kemampuan untuk memahami laporan tertulis yang bersifat semi teknis dan secara akurat menarik kesimpulan logis dari laporan (20 pertanyaan, 10 menit).

SMART CRT Numerical

Mengukur kemampuan untuk memahami dan secara kritis mengevaluasi informasi numerik yang luas yang ditampilkan dalam bentuk tabel, dan secara logis menggunakan informasi ini dengan akurat (15 pertanyaan, 13 menit).

SMART Technical Mechanical

Mengukur kemampuan memahami prinsip-prinsip mekanika dan fisika dasar (45 pertanyaan, 15 menit).

SMART Technical Spatial

Mengukur kemampuan daya bayang ruang dan spasial (30 pertanyaan, 15 menit).

SMART Personality

Kuesioner ini mengukur kecenderungan perilaku umum seseorang. Terdiri dari 100 pertanyaan. Tidak ada batasan waktu namun biasanya selesai dalam 15 menit.

Tes Ketelitian

Tes ini mengukur ketelitian dan kecepatan kerja seseorang dengan waktu pengerjaan selama 20 menit.

Tes Bahasa Inggris

Tes ini mengukur kemampuan seseorang membaca dan pengetahuan Bahasa Inggris. Tes ini terdiri dari 60 pertanyaan dan waktu pengerjaan 60 menit..

1.    Verbal, ada 6 bacaan dan 20 soal, waktu 10 menit

2.    Numerical, ada 3 soal dalam bentuk tabel dan grafik, 15 soal, waktu 13 menit

3.    Ability to learn, soal untuk menguji daya visual, ada 15 soal, waktu 5 menit

4.    Detail checking, ada 25 soal, waktu 4 menit

5.    Business English, ada 10 sections bacaan, 60 soal, waktu 60 menit

6.    Personality, ada 100 soal, tidak ada batas waktu mengerjakan

Online test ini di-provide oleh pihak ketiga, yaitu ASI Rekrutmen, salah satu perusahaan vendor assesment untuk rekrutmen karyawan yang juga banyak digunakan oleh berbagai perusahaan besar. Setahu saya dua kali mengikuti online test MT Star Danone, mereka selalu menggunakan jasa ASI Rekrutmen dengan tipe soal yang 90% sama. Online test ini sendiri terdiri dari beberapa sub-test. Saya agak lupa detailnya, namun ada tes kemampuan verbal, algoritma, kemampuan dasar, numerical, kepribadian dan bahasa inggris. Waktu total pengerjaan sekitar 2 jam dengan bahasa Indonesia (kecuali tes bahasa Inggris tentunya hehe). Soalnya sendiri sifatnya multiple choice dengan tingkat kesulitan cukup sulit namun bukan yang sulit level dewa, saya yakin anda semua pasti bisa. Saran saya, cari tempat mengerjakan di tempat yang tenang dengan koneksi yang stabil. Saran saya, anda bisa mengerjakan di warnet saat sedang tidak ramai, untuk mengatasi mati listrik atau koneksi yang terputus di tengah jalan. Selesai mengerjakan, kita tidak langsung tahu hasilnya, karena Danone menunggu sampai batas akhir pengerjaan dan kemudian merekap hasilnya kemudian mengumukan setiap hasil tahapannya ini via email kepada para peserta.

Tips: Sering-sering berlatih soal TPA secara online, agar saat mengerjakan pada hari H tidak kaget atau sudah terbiasa. Siapkan kertas dan pensil sebelum tes berlangsung karena pasti dibutuhkan. Tidak perlu grogi, tanamkan mindset bahwa kamu berhak lulus ke tahap selanjutnya dan pasti bisa melewati tes tersebut.

.

Tes Menulis

Sekitar satu bulan setelah tahapan online test, tiba-tiba ada notifikasi email di HP saya. Setelah saya buka, ternyata itu merupakan email dari Admin HR Groupe Danone yang menginfokan bahwa hasil tahapan online test sudah bisa dilihat di attachment pdf yang terlampir. Perlu menjadi catatan, bahwa Danone selalu mengirimkan info mengenai rekrutmen via email sistem milik function HR atau melalui karyawan Danone yang in-charge untuk program MT yang biasanya menggunakan ekstensi domain @danone.com. Jadi jika anda menerima email mengenai rekrutmen selain dari dua alamat di atas, anda sebaiknya melakukan konfirmasi ke pihak Danone. Waktu saya menerima email tersebut, saya deg-degan parah saat mau membukanya, karena saya sempat agak pesimis mengingat di tahun sebelumnya saya pernah gagal di tahapan online test ini. Namun setelah menguatkan tekad, akhirnya saya pun membukanya. Dan..... Alhamdulillah, saya masih diberik kesempatan oleh Allah dan berhak untuk mengikuti tahapan selanjutnya yaitu written interview. Waktu itu saya senang bukan kepalang. Kendati belum resmi diterima, setidaknya saya bisa lebih baik dari tahun lalu, hahaha! Kemudian peserta yang lolos diminta untuk mengisi form written interview secara online via link yang sudah dicantumkan di email tersebut. Batas waktu submit interview ini kurang lebih seminggu sejak email kita terima. Written interview ini dikerjakan dalam format bahasa Inggris. Berisi 6 pertanyaan yang berkisar mengenai kepribadian kita. Seperti mengenai kenapa anda ingin bekerja di Danone? Function apa yang anda pilih dan apa alasan anda? Kesulitan terbesar apa yang pernah anda alami dan bagaimana cara menghadapinya. Sebenarnya pertanyaan ini tidak terlalu membingungkan, hanya saja karena maksimal hanya bisa ditulis dalam 200 karakter (karakter ya bukan kata, jadinya saat menulis walaupun kelihatannya baru sedikit tapi sudah mencapai limit, dan ini yang membingungkan maksud dari karakter itu sebenarnya apa hehe), jadi kita harus benar-benar menjawab dengan singkat, padat jelas namun tetap bisa menyampaikan maksudnya secara utuh. Disinilah tantangannya sebenarnya, saya yakin di kepala kita semua pasti akan bisa menjawabnya dengan lancar namun terkadang, menjadi sulit untuk meringkas dan menuangkannya di dalam sebuah tulisan yang dibatasi panjangnya. Dengan berbagai cara dan berbingung ria, akhirnya saya bisa menuangkan ide pikiran saya ke dalam tulisan itu. Setelah saya baca berulang-ulang sampai mantap, akhirnya saya men-submit form tersebut. Dan hasilnya akan dikirmkan via email entah kapan kita tidak diberikan informasi. Yang lolos berhak melanjutkan ke tahapan selanjutnya yaitu Leaderless Group Discussion (LGD)...



Pertanyaan written interview untuk MT Star 2017 seputar ini:

1.    What attracts you to join Danone MT Star? 250 characters maximum

2.    In which function in Danone would you like to work and why? 250 characters maximum

3.    What is your plan for the next 3 years? 200 characters maximum·        

4.    Have you ever led a team or had academic/ non-academic achievement or had entrepreneurship experience? (yes/no)

5.    Have you ever faced a challenge in achieving your team/your objective? 350 characters maximum

6.    Have you ever made innovation/change to help achieving your team/your objective?  350 characters maximum

7.    Have you ever empowered your team to achieve its objective?  350 characters maximum

 

Tes LGD

Setelah sekitar kurang lebih satu bulan, sejak tahapan written interview. Saya mendapat email dari Danone, yang isinya nama-nama yang lolos dan berhak mengikuti tahap LGD. Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan dan nama saya masih tercantum di dalam daftar. Nama-nama yang lolos pun berhak untuk mengikuti tahapan LGD yang diselenggarakan di dua kota, yaitu Jakarta dan Jogja. Alhamdulillah saya mendapat jadwal LGD di Jogja, tempatnya di University Club (UC) UGM. Waktu itu saya pikir LGD aka diadakan beberapa hari setelah email diterima, ternyata jadwal LGD masih satu bulan kemudian, yang artinya masih sangat lama, haha! Awalnya saya cukup heran kenapa begitu lama sekali tahapan prosesnya, namun saya mencoba mengambil manfaatnya yaitu saya jadi memiliki waktu lebih banyak untuk persiapan. Satu bulan kemudian, di hari yang ditentukan. Saya datang ke UC untuk mengikuti LGD sesuai jadwal. Di sana, saya ketemu dengan beberapa teman kuliah saya yang sama-sama lolos ke tahapan LGD. Disana kami mengobrol sambil menunggu giliran saya masuk. Jumlah peserta yang mengikuti LGD ini masih sangat banyak dan dibagi ke beberapa shift mulai jam 8 pagi. Saya sendiri kebagian jadwal di jam 1 siang. Saat giliran saya dipanggil, saya kemudian masuk. Waktu itu satu kelompok LGD terdiri dari 6 orang. Saya satu kelompok berbarengan dengan satu teman kuliah saya. Di dalam ruangan, sudah ada satu panitia dari pihak Danone yaitu Mas Aldi Ramadhika yang mem-brief mengenai rules di LGD ini. Mas Aldi ini sendiri adalah MT Star 2012 function HR dan sekarang sudah menjabat sebagai Manager of Management Trainee, yang berarti Mas Aldi-lah yang mendesign jalannya program MT di Danone, mulai dari kurikulum, timeline programdevelopment bahkan sampai menampung curahan hati seluruh MT (haha, thank you Mas Aldi!). Back to topic, LGD ini sendiri diberikan durasi selama 30 menit. Di situ, masing-masing peserta diberikan selembar kertas yang bertuliskan case yang harus kita pecahkan. Selama durasi waktu tersebut kita sudah harus merumuskan jawaban kita secara pribadi, untuk kemudian di sisa waktunya kita juga harus sudah merumuskan jawabannya melalui diskusi kelompok. Waktu itu kasus yang disajikan berupa case di sebuah perusahaan yang sedang merumuskan strategi mengenai pengembangan produk baru dan di situ tersedia beberapa alternatif opsi apa saja yang menjadi prioritas untuk melaksanakan strategi tersebut. Jujur saya agak lupa detailnya, tapi kurang lebih berkisar mengenai opsi pilihan strategi perusahaan. Saya cukup beruntung, karena materi seputar LGD ini masih berhubungan banyak dengan keilmuan manajemen dan teknik industri yang notabene tidak jauh beda dengan apa yang saya dapat sewaktu kuliah. Diskusi di kelompok kami pun berjalan cukup lancar. Tidak ada yang pasif namun juga tidak ada yang terlalu menggebu-gebu mati-matian mempertahankan pendapatnya. Setelah kesepakatan kelompok tercapai, LGD pun selesai. Mas Aldi menyampaikan bahwa hasil lolos atau tidaknya akan diinfokan sore harinya via email. Yang lolos, berhak untuk lanjut ke tahapan interview HR keesokan harinya di lokasi yang sama. Dan di sore harinya, saya mendapatkan email dari Danone. Alhamdulillah, saya masih diberi kesempatan untuk melanjutkan ke tahapan interview HR esok harinya...

Tes Interview HRD

Interview ini berlangsung sehari setelah LGD yang masih berlangsung di UC UGM. Waktu itu saya bertemu dengan 2 orang lain dari kelompok LGD saya. Ternyata dari kelompok kami ada 3 orang yang lolos termasuk saya. Sayangnya, teman-teman kuliah saya masih belum beruntung untuk melanjutkan ke tahapan ini, jadilah hanya saya sendiri dari jurusan saya. Di dalam interview HR kali ini, kita akan berhadapan face to face dengan interviewer dari divisi HR. Sebelum mulai interview, sang interviewer mengenalkan diri dengan nama Mbak Citra dan mempersilahkan saya untuk memperkenalkan diri lebih dahulu. Mbak Citra ini adalah HR dari divisi Early Life Nutrition (ELN) di plant Sarihusada Prambanan, Klaten. Interview dilakukan dalam bahasa Inggris dengan materi pertanyaan seputar lebih jauh mengenai kepribadian kita, alasan mendaftar program ini, pengalaman, prestasi dan backgorund kita lebih jauh lagi. Saran saya, simpan baik-baik dan pelajari lebih dalam jawaban anda sewaktu mengerjakan tahapan written interview. Karena baseline pertanyaan yang diajukan tidak terlalu jauh dari saat written interview dan untuk menjaga agar jawaban anda tetap konsisten. Jujur, untuk menghadapi interview ini saya tidak melakukan persiapan apa pun. Karena waktu persiapan yang sangat pendek (hanya sehari), ketidaktahuan saya akan apa yang harus disiapkan dan berbenturan dengan pekerjaan yang harus saya selesaikan, maka saya pun menjadi tidak maksimal saat menjawa pertanyaan dari Mbak Citra. Saya merasa bahwa interview kali ini adalah salah satu interview terburuk yang pernah saya hadapi. Selesainya interview, saya diberitahukan Mbak Citra bahwa hasil akan diberitahukan via email. Waktu itu saya sudah pasarah total apabila memang saya tidak lolos. Mengingat interview saya yang acak-acakan, saya sudah yakin bahwa saya akan gagal sampai tahapan ini. Namun saya tetap berdoa memohon agar masih diberi kesempatan untuk lanjut. Mbak Citra menyampaikan bahwa hasil interview akan diinfokan kurang lebih sebulan kemudian. Jujur saya sudah berusaha mengikhlaskan kalau pun nanti hasilnya saya dinyatakan gagal. Ya bagaimana lagi, persiapan yang sangat minimal dan hasil interview yang tidak sesuai ekspektasi membuat saya sudah berusaha ikhlas apapun hasilnya. Dan ternyata, waktu sebulan yang dijanjikan sampai hasil diinfokan mundur menjadi begitu lama. Saya sempat pesimis dan yakin bahwa mungkin saya akan gagal karena tidak kunjung menerima email pemberitahuan. Namun saya masih berharap bisa lanjut ke tahapan interview user. Dan bodohnya saya, waktu interview HR, saya tidak berkenalan dengan peserta lain dan bertukar kontak, sehingga saya tidak bisa menanyakan ke peserta lain apakah mereka sudah mendapatkan email atau belum. Karena saya tidak ada teman untuk bertanya, maka saya pun mencoba mencari informasi di forum Kaskus, karena biasanya, banyak peserta proses rekrutmen suatu perusahaan yang membuat forum untuk bertukar informasi antar sesama peserta. Dari grup tersebut, saya pun menemukan link untuk join di group chat Telegram yang di dalamnya berisi para peserta rekrutmen MT Star Danone 2017. Saya pun akhirnya join chat dan bertanya-tanya kepada peserta lain. Ternyata memang ada beberapa divisi yang proses rekrutmennya masih berlangsung dan belum mendapatkan hasil. Namun ada beberapa divisi yang juga sudah masuk tahapan interview user. Saya antara tenang dan waswas sebenarnya. Tenang karena bisa jadi untuk divisi yang saya apply hasilnya belum keluar namun waswas karena siapa tahu peserta yang dipanggil ke tahapan interview user tidak bergabung di grup Telegram ini. Namun saya mencoba untuk positive thinking dan yakin bahwa hasilnya memang belum keluar. Sudah hampir dua bulan lebih sejak proses interview HR dan hasil lolos atau tidaknya belum juga ada kabar. Saya sudah super pasrah sampai pada suatu malam saat saya sedang latihan bersama band saya untuk perform di acara kampus, tiba-tiba ada email yang menginformasikan bahwa saya dinyatakan lolos sampai ke tahapan interview user. Waktu itu saya senang bukan main. Penantian yang begitu lama akhirnya terbayarkan saat saya menerima email tersebut. Di email disebutkan bahwa peserta yang lolos sampai tahapan interview user di Jogja ada 5 orang. Dan yang lebih melegakan lagi, interview akan dilaksanakan seminggu lagi di kantor Sari Husada di Yogyakarta yang hanya berjarak 5 menit menggunakan motor dari rumah saya. Yang berarti saya tidak perlu repot-repot mengurus akomodasi ke kantor pusat Danone di Jakarta, saya benar-benar beruntung, haha! Waktu itu ada salah satu dari 5 peserta, namanya Jonathan, dari Teknik Elektro ITB yang mencari info mengenai peserta lain yang mendapat jadwal interview di Jogja melalui grup Telegram. Saya pun kemudian men-chat personal dia untuk menawarkan bantuan stay di rumah saya sekaligus bersama-sama berangkat untuk proses interview. Dia merasa sangat senang karena teman saya ini sangat bingung harus stay dimana saat di Jogja. Karena dia tidak punya relasi dan belum pernah mengunjungi Jogja sebelumnya. Saya pun juga dengan senang hati menawarkan bantuan, karena itu juga berarti saya dapat kenalan baru dan ada teman ngobrol saat nanti proses interview. Seminggu kemudian, teman saya tiba di Jogja dan stay semalam di rumah saya untuk kemudian berbagi info dan cerita ngalor ngidul dan berangkat interview berbarengan.

1.    -Jelaskan diri secara singkat

2.    Achievement terbaik kamu apa? Kok bisa kamu dihargai seperti itu?kontribusimu apa?

3.    -Ini kamu ada project project apa aja?

4.    -Pernah kena konflik ga selama kamu berorganisasi?seperti apa?gimana mengatasinya?

5.    -Kegiatan kamu banyak banget, gimana kamu bagi waktu?

6.    -Keluarga bagaimana?Selama ini kuliah gimana?

7.    -Selama nganggur ngapain aja?

8.    -Kamu punya usaha?kamu jadi apa?udah sejauh apa?

9.    -Rencana kamu selama 5 tahun kedepan apa?

10. -Kamu yakin Danone bakal sesuai sama rencana kamu?

11. -Ada rencana S2?

12. -Bersedia ditempatkan di luar Jawa atau enggak?

13. -Ada pertanyaan?

Seinget saya itu si, beberapa lupa, banyak banget pertanyaanya, hehe. Didalam lumayan lama sekitar 25-30 menit, dan jujur ini wawancara paling dalam yang pernah saya alami dan conducted in english. Untungnya sudah belajar dari pengalaman dan Alhamdulillah cukup lancar disini. Dari mba HR-nya bilang pengumuman sekitar 2-3 minggu menunggu rekrutmen yang di Surabaya, Bandung dan Jakarta.

Tes Interview User

Tiba dimana pelaksanaan user interview pun dimulai. Waktu itu saya dan Jonathan tiba 30 menit sebelum waktu pelaksanaan interview dimulai. Setibanya di lokasi interview, yaitu di Sarihusada Jogja, kami bertemu dengan dua orang peserta lain. Kami pun saling berkenalan, mereka adala Beni dari Teknik Elektro ITS dan Jayson dari Teknik Elektro ITB. Kami mengobrol banyak sambil menunggu panggilan masuk ruang interview sekaligus menghilangkan rasa tegang sebelum interview. Dari 5 orang yang dipanggil, ternyata satu peserta tidak hadir tanpa pemberitahuan (lumayan lah, mengurangi saingan, haha). Kemudian tiba giliran saya dipanggil masuk ke ruang interview. Saya mendapat giliran kedua setelah Jonathan, saat perjalanan ke ruang interview, saya bertanya kepada Mbak Kanya (MT HR 2016 yang ditugaskan untuk mendampingi peserta interview), berapa orang total yang lolos sampai tahap user interview dan dimana saja lokasi pelaksanaan interview user untuk MT Industrial ini. Mbak Kanya menyampaikan bahwa, selain di Jogja, interview user juga dilaksanakan di plant Nutricia Ciracas dan juga masih ada MT Industrial untuk CBU Aqua. Oh iya, sebagai informasi. Jadi Danone Indonesia sendiri dibagi menjadi tiga Country Business Unit (CBU) dan satu Country Business Support (CBS) yang berisikan support function seperti Information System, Finance, HR dan Corporate Communication. CBU terdiri dari divisi Early Life Nutrition (ELN), Waters (Aqua & VIT), dan Medical (Nutrical Medical Nutrition/NMN). CBU ELN sendiri terdiri dari 4 plant/pabrik, Nutricia di Ciracas Jakarta, Sarihusada di Jogja dan Prambanan Klaten serta Sugizindo di Sentul, Bogor. Untuk NMN, tahun ini masih belum ada MT yang dibutuhkan, sehingga proses seleksi MT hanya ada di CBU ELN dan Aqua serta CBS. Khusus untuk Aqua, seleksi MT Industrial mereka memiliki proses yang berbeda, dimana mereka ada semacam proses pra-MT yang disebut program Link and Match, dimana para kandidat akan diseleksi dahulu untuk menjalani semacam magang di plant Aqua selama 4 bulan untuk kemudian di-review. Jika lolos, mereka berhak melanjutkan menjadi MT Star. Jadi semua peserta interview MT Industrial yang dipanggil kali ini semua akan diplot untuk CBU ELN. Oke kembali ke inti, setelah sampai di depan ruang interview saya pun mengetuk pintu untuk kemudian dipersilahkan masuk. Di dalam ruang interview, sudah ada dua orang interviewer yang berhadapan dengan kita. Yang pertama ada Bapak Joko Yulianto, Plant Manager Sarihusada Jogja dan Bapak Arif Sosiawan, Manufacturing Performance Manager Danone ELN Indonesia. Interview dilakukan dalam bahasa Inggris, dimulai sejak perkenalan. Pertanyaannya masih seputar diri kita namun sudah digali lebih dalam dibanding interview HR dengan beberapa pertanyaan teknis yang berkaitan dengan background kita semasa kuliah. Mungkin karena ini interview user, yang berarti mereka adalah atasan kita langsung selama bekerja, maka mereka harus benar-benar memastikan bahwa kita memiliki kriteria yang cocok dan benar-benar mereka cari. Untunglah untuk interview kali ini, saya sudah melakukan persiapan lebih matang sejak jauh-jauh hari. Tidak ingin kejadian saat interview HR terulang, saya mempersiapkan semuanya dengan sebaik mungkin. Saya mempelajari overview mengenai company profile Danone dan Sarihusada. Saya pun mempersiapkan ‘senjata pamungkas’ berupa miniatur keyboard yang saya buat dari karton sebagai interview user. Saya juga mencetak hasil tulisan saya saat menjadi content writer di sebuah digital agency sebagai contoh pekerjaan saya. Dan bahkan saya mempersiapkan sulap saat saya menembak pacar saya lengkap dengan ceritanya untuk saya paparkan di depan interviewer. Mengapa saya sampai melakukan hal seperti itu? Begini, saya punya pemikiran bahwa perusahaan FMCG multinasional sekaliber Danone pasti mencari talenta terbaik dari kandidat yang ada. Dan agar kita bisa mencuri ‘spotlight’ itu, tentu kita tidak bisa hanya mempersiapkan diri seadanya. Karena saya percaya, orang sukses bukanlah orang yang paling pandai atau paling terbaik di antara yang lain, namun orang yang sukses adalah orang yang bisa mengenail karakter dirinya dengan baik dan mengeluarkan setiap potensi kemampuan dirinya secara maksimal. Dengan kata lain, orang tersebut harus ‘berbeda dari yang lain’ dalam konteks positif. Dan agar bisa mencapainya, maka saya harus bisa memberikan perbedaan mulai dari proses interview. Saya mencoba mengeluarkan ide kreatif di kepala saya yang bisa menunjang proses interview dan menarik atensi para interviewer. Semua properti yang saya keluarkan ternyata cukup ampuh menarik perhatian para interviewer, terlihat antusiasme mereka saat mendengar presentasi saya. Semua bisa saya keluarkan, kecuali properti sulap kartu yang saya siapkan, karena saya belum menemukan momen yang pas. Interview berlangsung selama kurang lebih 30 menit. Para interviewer memberitahu bahwa hasil akan dikirimkan via email kurang lebih dua minggu. Keluar dari ruangan, entah kenapa saya merasa sangat puas dengan hasil interview saya. Mungkin ini adalah salah satu interview paling asyik yang pernah saya ikuti. Namun saya tetap tidak mau jumawa, saya tetap berdoa memohon diberikan hasil yang terbaik. 

. -Ga ditanya : tell me about yourself. tapi langsung ditembak ke CV, ditanyain mengenai lab simulasi proses, itu labnya pak Wahyudi bukan?ternyata user saya ini alumni UGM dan Teknik Kimia juga .-.

-Ceritain kerjaan di lab mana aja

-Pernah jadi pemimpin dimana?ceritain dong. Saya nyeritain waktu jadi sekjen Almustaqim, Koor Lab Komputasi sama wakil Lab Proses.

-Pernah ikut lomba lomba?apa aja pencapaian kamu?

-Ini kamu apa aja dicoba, banyak bener ini di CV kamu yang aneh aneh, sebenernya passion kamu apa si?

-Keluarga posisi dimana?berapa bersaudara?

-Mau ditempatin dimana?kalo di luar jawa mau?

-Ini di CV kamu pernah di bagian Human Resource , kamu gamau jadi HR po? Kamu juga bilang kamu suka interaksi dengan orang lain. (Saya jawab saya maunya jadi engineer, hehe.)

-Rencana kamu 5 taun kedepan apa?ga pengen S2?

Tes Interview BOD/VP

Seminggu kemudian, tiba-tiba saya mendapat notifikasi email bahwa saya dinyatakan lolos ke untuk ke tahapan interview akhir, yaitu interview Director. Ternyata yang bertahan sampai tahap ini hanya dua orang, yaitu saya dan Jayson. Saya sempat merasa sedih karena Jonathan belum bisa lanjut, saya sangat berharap Jonathan bisa lolos karena kami sudah sangat akrab. Tapi mungkin sudah ada jalan rezeki pekerjaan yang lebih baik yang menantinya. Interview akan dilaksanakan seminggu lagi masih di tempat yang sama yaitu di Sarihusada Jogja. Saya pun berkabar dengan Jayson sekaligus menawarkan bantuan akomodasi selama di Jogja. Ternyata dia mengabari bahwa dia minta untuk di-reschedule mundur jadwal interviewnya karena berhalangan. Jadi dia tidak di-interview di Jogja bersama saya namun di-interview seminggu kemudian di plant Nutiricia di Ciracas Jakarta. Itu artinya saya datang sendirian saat proses interview Director. Untuk interview kali ini, saya coba mendalami lagi materi yang saya pelajari dan mencoba menganalisis apa saja yang masih kurang saat interview user kemarin, dengan harapan saya bisa lebih siap dan lebih baik menghadap interview kali ini. Saya pun masih membawa ulang properti saya saat interview sebelumnya dan saya berjanji bahwa kali ini trik sulap kartu harus saya keluarkan bagaimanapun keadaanya. Saya tidak mau kesempatan emas yang sudah selangkah di depan mata hilang hanya karena kesalahan yang saya buat. Akhirnya tiba juga saat hari-H interview. Waktu itu yang meng-interview saya adalah Bapak Delta Deritawan. Pak Delta ini adalah Manufacturing Director Danone ELN Indonesia. Artinya, proses produksi di 4 plant Nutricia, Sarihusada dan Sugizindo berada di bawah komando Pak Delta ini. Ini adalah pertama kalinya saya di-interview oleh user dengan jabatan setinggi ini. Dan bagaimanapun, auranya berbeda jauh dari interview lain yang sudah saya jalani sebelumnya. Interview dilakukan dalam bahasa Inggris. Dan sekalipun pertanyaan yang diajukan tidak terlalu berbeda dengan saat interview user, namun entah kenapa saya merasa seperti ada pressure yang begitu besar meskipun Pak Delta hanya berbicara dan bertanya dengan santai. Entah karena aura beliau yang begitu luar biasa, suasana menjadi begitu tegang buat saya. Entah kenapa pertanyaan yang harusnya bisa saya jawab dengan lancar menjadi agak terbata-bata saat saya mengutarakannya. Ya mungkin beda level interview, berbeda pula nuansanya. Namun asiknya di interview kali ini, interview berjalan secara dua arah. Selain Pak Delta yang bertanya, beliau juga menyampaikan nasihat dan saran yang benar-benar membuka sudut pandang dan pengetahuan baru bagi saya. Saya masih ingat betul beliau bertanya seperti ini kepada saya, “Wayah, apa planning karirmu untuk 5 tahun ke depan? Saya ingin tahu”. Saya pun menjelaskan panjang lebar yang intinya 5 tahun mendatang saya ingin bisa meraih posisi director (setelah saya pikir-pikir, bodoh juga waktu itu saya membuat plan seperti ini). Pak Delta pun tersenyum geli dan merespon apa yang saya ucapkan, “Kamu pikir kamu bisa semudah itu mencapai posisi Director dalam waktu 5 tahun? Itu sangat impossible. Begini ya, kita bekerja jangan hanya terpatok target untuk mencapai jabatan tertentu, itu hanyalah sebuah struktur posisi. Yang terpenting adalah, bagaimana progres kalian bekerja. Bagaimana di tahun-tahun ke depan, kalian sudah memiliki mindset seorang manager atau seorang director dengan cepat. Jika sudah demikian, percayalah, posisi manager, director atau bahkan CEO akan datang dengan sendirinya tanpa kalian cari. Dan kamu harus tahu, bahwa menjadi Director berarti saya adalah orang yang berdiri paling akhir jika suatu saat plant kita mengalami guncangan, jadi ini semua bukan tentang posisi, tapi tentang bagaimana kalian bersikap”. Luar biasa! Saat itu entah kenapa saya mata saya benar-benar terbuka dan saya mendapatkan perspektif baru mengenai bagaimana bekerja itu seharusnya. Benar-benar sebuah pengalaman interview yang tak terlupakan, wajar jika Pak Delta ini dipercaya sebagai Director karena memang beliau memiliki pengalaman yang luar biasa. Interview pun diakhiri setelah kurang lebih satu jam berjalan. Saya berpamitan dan berterima kasih sebesar-besarnya atas petuah yang beliau berikan, benar-benar sebuah learning yang mungkin tidak bisa saya dapatkan di bangku kuliah. Entah kenapa kendati banyak pertanyaan yang saya jawab kurang lancar, namun saya merasakan senang yang luar biasa karena saya banyak sekali mendapatkan pengetahuan dan perspektif baru dari Pak Delta.

– Perkenalan (Pake Bahasa inggris)

– Pengalaman kerja, Role, pengalaman kuliah

– Kenapa mau pindah ke Pertamina?

– Ini bahasa inggris kamu bagus, belajar dimana?

– Gaji kamu di Danone berapa?

– Yakin mau pindah? Kamu malah downgrade selama masa pendidikan ini.

– Kamu kalo di pertamina mau di posisi apa?

– Apa yang kamu ketahui tentang pertamina? Semalem udah belajar apa aja?

– Kamu mau nikah kapan (!) selama pendidikan ga boleh nikah lho.

– Keluarga kamu berapa bersaudara?

– Kamu kalo menghadapi orang yang lebih tua bagaimana?

– Siap di tempatkan di papua? Enakan di Danone lho, kalo saya jadi kamu saya milih Danone.

– Kamu punya usaha?

– Seberapa yakin kamu masuk Pertamina?

– CV nya buat sendiri atau dibuatkan? Saya minta ya.

Tes MCU

Seminggu kemudian setelah tahapan final interview, saya mendapatkan email dari pihak Danone bahwa saya dinyatakan lolos menuju ke tahapan MCU. Namu sebelum saya diberikan jadwal MCU, saya diberikan draft kontrak via pdf email yang harus dipelajari dulu. Draft ini bukan draft kontrak asli, hanya untuk dipelajari dan tidak perlu ditandatangani. Jika setuju, maka kita bisa melanjutkan ke tahapan MCU namun jika tidak, kita tidak berhak melanjutkan ke tahapan MCU. Offering Letter yang sebenarnya akan dikirimkan via email apabila kita lolos tahapan MCU. Setelah saya pelajari dan berdiskusi dengan orang tua, akhirnya saya menyetujui offering tersebut dan membalas email dari Danone bahwa saya siap untuk mengikuti MCU dari Danone. Beberapa hari kemudian saya ditelpon orang bagian HR bernama Aldi Kristanto atau biasa dipanggil Kris (yang lucunya Kris ini kemudian menjadi MT Sales Aqua di angkatan saya, dulunya dia adalah karyawan kontrak di bagian employee branding Danone, haha). Kris menanyakan domisili saya saat ini dan waktu kosong saya untuk meng-arrange jadwal MCU. Waktu itu saya ditelpon hari Senin dan saya minta waktu untuk MCU hari Kamis yang bertempat di Prodia Bintaran Jogja. Kenapa saya memilih jeda dua hari? Sebenarnya bukan apa-apa, karena sebelum MCU saya merasa pola makan saya tidak terartur, jadi saya butuh waktu untuk ‘menormalkan’ kondisi badan saya. Tadinya saya mau minta seminggu lagi tapi kok saya pikir-pikir keterlaluan juga mundurnya kalau seminggu lagi haha. Di jeda waktu dua hari ini saya maksimalkan untuk detoks kecil-kecilan dan olahraga. Saya perbanyak makan sayur, buah dan minum air putih. Berhubung kondisi badan saya yang cukup subur dan pengalaman kegagalan saya di Pramita saat tes PLN, maka saya benar-benar melakukan persiapan ekstra untuk menghadapi MCU kali ini. Untuk tes MCU sendiri ada banyak hal yang di tes. Seperti ambil darah, tes fisik (mata, THT, berat dan tinggi badan), rekam jantung, dan yang paling unik adalah tes feses dan urine untuk melihat apakah tubuh kita menjadi carrier bakteri patogen. Karena menjadi seorang MT Industrial mengharuskan kita masuk ke ruangan produksi High Care Area yang benar-benar harus bebas kontaminasi mikrobiologis. Alhamdulillah, proses MCU berjalan dengan lancar. Walaupun hasilnya masih harus menunggu email dari pihak Danone. Biasanya akan ada pembacaan hasil MCU dari Dokter oleh pihak Danone, namun entah kenapa saya tidak melewati proses tersebut karena seminggu kemudian, saya mendapat email bahwa saya lolos tahap MCU dan langsung dikirimi draft offering letter asli oleh Danone, yang harus saya tandatangani dan di-scan ulang kemudian dikirim via email. Saya senang bukan kepalang, secara de facto saya sudah resmi menjadi MT Star Danone, walaupun secar de yure saya masih harus menunggu sampai hari pertama masuk kerja. Tidak masalah, yang penting saya bisa bereuforia terlebih dahulu sebelum saya benar-benar masuk kerja nanti. Hahaha. Namun saya sedikit sedih karena ternyata kawan saya Jayson memutuskan untuk tidak mengambil offering dari pihak Danone karena sudah mendapat offering dari perusahaan lain. Ya mungkin jalan rezekinya ada yang lebih baik selain di Danone. Good luck bro

Sehabis wawancara diberi tahu kalau akan diadakan medical dalam waktu dekat jika lolos Interview. Jelas saja tanggal 24 November saya di suruh melakukan medical di RSPJ Jakarta.

Rangkaian medical full yaitu :

– Cek Fisik (TB,BB,LP,TD)

– Cek Darah Pertama

– EKG

– USG Abdomen

– Thorax Photo

– Cek gigi dan mulut

– Cek dokter

– Audiometri

– Spirometri

– Visus (Cek Mata)

– Treadmill

– Cek Darah kedua

Untuk yang MT 2018 ini, pihak Danone hanya mengirimkan emai kepada kandidat yang dinyatakan lolos saja (info yang saya dapat dari HR Danone), tapi bisa saja email masuk ke bagian spam atau folder lain bisa dicek, karena baik untuk Jogja based maupun Jakarta based semua hasilnya sudah keluar (untuk yang Jogja based di tanggal 2-3 Oktober ini sedang dilakukan proses LGD dan interview HR). CMIIW

Atau bisa join grup Telegram-nya teman-teman yang mendaftar MT 2018 di @DanoneIndonesia. Saya diberitahu salah satu teman saya, di grup itu semua hasil akan selalu di-share oleh sesama peserta lainnya dan juga akan ada banyak informasi yang bisa diperoleh.
.

Gaji

Gaji yang ditawarkan oleh Pertamina untuk ODP Nasional S1 adalah Rp 9.120.000,00 – THP ,GP Rp 8.120.000,00 dan untuk S2 adalah Rp 11.700.000,00 – THP ,GP Rp 12.120.000,00  + THR 1.5x gaji + Uang cuti 1x gaji + bonus tahunan (1-8x gaji, tergantung prestasi). Kenaikan gaji kurang lebih 7% pertahun Kebetulan ane di sales, jd dapet mobil. Bensin full dr perusahaan, full asuransi jg. Di danone tuh idaman bgt sih, ane dapet asuransi kesehatan, asuransi jiwa, asuransi mobil.


Post a Comment for "Pengalaman Seleksi MT Danone dan Informasi Gaji Terbaru"