Search Suggest

Recruitment MDP Mega Central Finance

 



Pengalaman Mengikuti Recruitment MDP Mega Central Finance

Ola Job Seekers !

Sore ini dengan memantabkan hati, saya memutuskan untuk membagi pengalaman saya dalam proses pencarian kerja selama sepuluh bulan terakhir. Iyaa, 10 bulan. Bisa dibayangkan betapa jenuhnya saya di titik yang saya tapaki sekarang, hari demi hari dilalui dengan melamar pekerjaan - menerima undangan tes kerja - berangkat tes - hingga pulang dengan tangan hampa, selama sepuluh bulan. Namun kali ini saya memutuskan untuk tidak menyerap energi negatif dari proses panjang yang sedang saya alami ini, saya memutuskan untuk melakukan kegiatan-kegiatan positif alias kabur sejenak dari mixed feeling di dalam diri saya. Kiranya tulisan saya ini bermanfaat bagi orang lain, sesama pejuang arah jalan hidup, masing-masing. 

 

Untuk tulisan pertama saya ini, saya dedikasikan untuk pengalaman tes kerja saya di Mega Central Finance pada posisi Management Development Program. Tidak ada alasan khusus ya, selain karena memang proses recruitment ini berlangsung di bulan Juli 2018 ini. Jadi saya masih bisa mengingat tahapan-tahapan yang saya lewati dengan baik. 

 

Pada tanggal 6 Juli 2018 saya menerima email undangan dari pihak MCF untuk mengikuti psikotest dan FGD pada tanggal 9 Juli 2018 pukul 10.00 WIB di LP3T Universitas Airlangga. Saya sempat ragu untuk datang karena saya tidak memiliki pengetahuan tentang perusahaan ini sebelumnya. Makin ragu karena undangan dikirim dengan email pribadi bukan email resmi perusahaan. Saya juga tidak ingat pernah melamar di perusahaan ini sebelumnya. Singkat cerita saya cek kembali email tersebut dan ngeh bahwa email tersebut juga dikikirim ke alamat email rekan-rekan kuliah saya. Saya lalu mengubungi Bunda sahabat saya menanyakan perihal undangan psikotest tersebut. Bunda lalu mengingatkan bahwa dia yang menegur saya untuk mendaftar lowongan ini pada Job Fair Unair 3 Juli 2018. Akhirnya kami sepakat untuk datang mengikuti proses recruitment MDP Mega Central Finance.

 

1. Psikotes dan FGD (9 Juli 2018)

 

Psikotes

 

Saya sempat was-was karena terjebak macet di sepanjang perjalanan, namun syukurlah saat saya datang di kantor LP3T Unair tepat pukul 10.00 WIB, masih banyak rekan-rekan yang menunggu di luar gedung. Ketika saya tanyakan, ternyata terdapat dua batch pada psikotest dan FGD di hari itu. Sambil menunggu batch 1 selesai, saya sempatkan ngobrol dengan rekan-rekan kampus saya menanyakan kabar dan nasib masing-masing wkwk. Tidak lama setelah itu, kami dipersilahkan masuk ke dalam ruangan tes. Saya tidak melihat segerombolan panitia melainkan hanya satu orang saja yaitu pak Dhani (kalau tidak salah ingat). Pak Dhani dari pihak MCF mengenalkan diri dan memberi penjelasan tentang perusahaan dan proses recruitment yang akan kami ikuti. Dari penjelasan pak Dhani, Mega Central Finance sendiri merupakan salah satu perusahaan  dari holding CT Corp yang bergerak di jasa pembiayaan sepeda motor (Honda). Beliau lalu menjelaskan bahwa proses seleksi MDP berlangsung selama kurang lebih satu minggu dengan sistem gugur. Untuk peserta yang lolos psikotest akan langsung mengikuti sesi FGD pada pukul 14.00 WIB (Batch 1 mengikuti FGD pada pukul 13.00 WIB). Pak Dhani juga menjelaskan bahwa Tahapan recruitment MDP MCF ini terdiri dari:

 

1. Psikotest dan FGD

2. Interview HRD

3. Interview User

4. Medical Check Up

5. Offering Letter. 

 

Psikotest MCF menurut saya tergolong umum dan tidak semelelahkan psikotest perusahaan-perusahaan  besar atau perusahaan milik BUMN. Psikotest ini terdiri dari dua tahap, yang pertama adalah tes IST (Intelligenz Struktur Test) dan yang kedua adalah tes PAPI (untuk detailnya bisa cari di google ya). Saya sempat heran karena sesaat setelah kami mengumpulkan lembar jawaban dan buku soal Tes IST, pak Dhani menanyakan kepada kami untuk pengumumannya ingin disebutkan nama-nama yang lolos atau nama-nama yang gugur saja. Peserta pun sepakat memilih nama-nama yang lolos saja yang disebutkan. Makin kaget setelah pernyataan dari teman-teman, beliau mengambil lembar jawaban kami dan langsung menyortir pada saat itu juga lolos atau tidaknya. Saya menyimpulkan bahwa beliau hanya mengacu pada satu atau dua subtest saja untuk menilai kelayakan lulus dari sekian rangkaian subtest di Tes IST. Dari 50an peserta batch 2, terdapat sekitar 25 orang yang lolos FGD pada pukul 14.00 WIB. Setelah peserta yang tidak lolos meninggalkan ruangan, kami pun dibagikan buku soal tes PAPI dan mengerjakannya. Setelah selesai kami dipersilahkan menunggu hingga jam tes FGD tiba. 

 

FGD

 

Setelah molor kurang lebih satu jam, akhirnya batch kami dipersilahkan masuk ruangan. Tidak seperti batch pertama yang dibagi menjadi dua kelompok dan bergiliran melaksanakan tes FGD, batch kami melaksanakan FGD berbarengan. Jadi terdapat dua kelompok di ruangan yang sama dengan kasus yang sama. Pak Dhani membagikan satu lembar berisi kasus bisnis untuk didiskusikan bersama. Peraturannya, tidak ada moderator di dalam grup, mengacungkan tangan jika ingin berpendapat, dan harus menyebut nama pihak yang kita ingin sanggah atau beri masukan. Tidak seperti tahap psikotest yang menurut saya membosankan, tahap FGD merupakan tahap favorit saya di dalam proses rekrutmen kerja. Dari tahap ini kita bisa menilai berbagai macam watak rekan diskusi kita. Ada yang cenderung diam tidak berani mengemukakan pendapat, ada yang banyak omongnya tapi ngalor ngidul gak berisi (ngabisin jatah waktu diskusi juga ada), ada juga yang ngomong seperlunya saja tapi justru solutif. Saran saya dalam tahap ini berdiskusilah, diskusi dalam artian selain belajar mengemukakan pendapat, jangan lupa untuk mendengarkan dan mempertimbangkan pendapat orang lain dan memikirkan konklusi yang terbaik. 

Diskusi dalam kelompok kami berjalan seru, kami berhasil melaksanakannya dengan baik dan mencapai kesepakatan yang terarah untuk kasus bisnis yang disediakan. Pak Dhani memberitahukan bahwa pengumuman tahap interview HRD akan dikirimkan malam itu juga. Alhamdulillah saya lolos bersama dengan 18 orang yang lain untuk mengikuti interview HRD pada tanggal 11 Juli 2018.

 

Interview HRD (11 Juli 2018)

 

Interview HRD terbagi dalam beberapa batch. Kebetulan saya mendapatkan jadwal pada pukul 14.00 WIB bersama dua rekan yang lain. Tempat interview berada di Kantor MCF di Ruko Mega Galaxy MERR Surabaya. Tidak tahu kenapa saat masuk kompleks ruko perasaan saya nggak enak. Benar saja pada saat saya memarkir mobil tanpa disadari alias setengah melamun mobil saya nyeruduk lantai plester ruko. Suaranya lumayan menyita perhatian tukang-tukang bangunan disekitarnya. Saya pun turun mobil, pasrah kalau mobil saya ada yang penyok.  Alhamdulillah saat saya cek ternyata lantai rukonya yang gompelll (sedikit) bukan mobil saya huhuhu maaf ya buat pemilik/pengelola.  Kantor MCF sendiri ternyata tergabung menjadi satu dengan MACF (perusahaan pembiayaan kredit motor Yamaha). Saat saya cek kantor nampak sepi tidak ada aktivitas yang berarti, hanya terlihat satu penjaga berpakaian warna khaki yang sedang ngobrol dengan bapak-bapak di kantor sebelah. Saya pun memutuskan untuk stay di mobil menunggu tanda-tanda kedatangan peserta lain, sambil mengisi perut dengan buah potong yang saya bawa dari rumah. Beberapa menit menunggu akhirnya saya melihat perempuan berjilbab memasuki kantor MCF. Saya pun menyusul masuk berbekal keyakinan perempuan itu adalah peserta recruitment. Sampai di dalam kami dipersilahkan duduk dan menunggu di kursi depan CS (yang tidak nampak ada pegawai CS di sana). Tidak lama setelah itu kami dipersilahkan naik ke lt. 3 untuk proses interview. Saat berjalan menuju ke lt.3 saya sempatkan mengobservasi kondisi kantor. Hanya nampak ada 6-7 pegawai di lt.2, dan Bapak Dhani yang menemui kami di lt.3. Terdapat tiga peserta lain di sana yang ternyata belum melakukan interview. Karena menunggu lumayan lama, saya meminta izin ke Pak Dhani untuk sholat. Pak Dhani pun mengantar saya ke lt.2 kebetulan tempat sholatnya terletak bersebelahan dengan work area pegawai. Pak Dhani memberi tahu bahwa tidak ada mukenah dan saat ditanyakan rekan kerjanya juga sedang tidak ada yang membawa. Akhirnya saya berinisiatif untuk mencari tempat sholat di luar kantor karena kebetulan mukenah yang ada di mobil sedang dicuci dan saya lupa menggantinya. Beruntungnya saya saat di lt.1 bertemu dengan teman kuliah saya si Cece dan saya mendapat pinjaman mukenah dari Cece.

 

Setelah sholat saya kembali ke lt.3 dan mendapati satu peserta dari batch sebelumnya sedang melakukan interview di dalam ruangan. Saat saya perhatikan ternyata rekan saya itu nampak berbicara sendiri di depan laptop. Saya pun menanyakan ke tiga rekan yang lain yang sedang menunggu giliran, ternyata interview HRD dilakukan via video call. Saat saya tanyakan apa ada keterangan dari pihak MCF kenapa interview dilakukan via video call atau adakah pemberitahuan sebelumnya jika HRD berhalangan datang, mereka juga tidak mendapatkan keterangan yang pasti. Saya berusaha berfikir positif dan memendam kekecewaan saya. Saya juga sudah terlanjur kehilangan mood saya untuk menggali informasi kepada panitia. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya pada pukul 15.10 WIB saya dipanggil kedalam ruangan. Karena ada kendala teknis dengan suara, HRD menghubungi saya dengan panggilan telfon sementara video call tetap berjalan dengan aplikasi LINE. Saya ditanya seputar diri sendiri, background keluarga, pendidikan, pengalaman, prestasi, alasan bergabung dengan MCF, harapan 10 tahun ke depan di hidup saya, dan beberapa pertanyaan lain. Interview HRD ini tidak bersifat monoton tanya jawab ya, HRD lebih sering menanggapi jawaban kita dan menanyakan kembali jawaban tersebut. Setelah sesi interview selesai saya menanyakan apakah interview user juga dilakukan via video call, HRD mengonfirmasi bahwa interview user juga akan dilaksanakan via video call. Saya diminta menunggu malam itu juga untuk pengumuman tahap selanjutnya.

 

Saya pulang dengan perasaan yang datar, tidak berharap lebih dengan hasil interview HRD saat itu karena begitu kuat kesan perusahaan yang membuat hati saya kurang sreg. Sampai rumah badan terasa lelah sekali, ketambahan dengan kaki saya yang terasa linu dan kaku secara bersamaan. Setelah bersih bersih saya tempel satu bungkus salonpas di sekujur tubuh saya. Sekitar pukul 22.00 WIB saya terbangun oleh notifikasi handphone saya yaitu email pemberitahuan bahwa saya tidak lolos ke tahap selanjutnya. FYI terdapat 4 peserta yang lolos tahap interview user yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2018.

 

Sekian cerita singkat saya terkait pengalaman mengikuti proses recruitment Management Development Program PT. Mega Central Finance. Semoga tulisan saya ini dapat memberikan informasi yang dibutuhkan teman-teman dan berkontribusi pada kelulusan teman-teman job seekers di recruitment PT. MCF Amiinnn. Tetap semangat dan percaya bahwa akan tiba saatnya kita menuai apa yang kita usahakan. Jangan bermuram durja, jadikan tekanan disekitar kita dan juga mungkin tekanan di dalam diri kita sendiri sebagai pendorong kita menggapai apa yang sudah kita perjuangkan selama ini. 

 


Post a Comment