Search Suggest

rekrutmen MT ACC




MT Astra Credit Companies (ACC) 2014

Saya mau berbagi pengalaman buat teman-teman tentang rekrutmen di Astra Credit Companies atau yang lebih dikenal dengan sebutan ACC. Saya melamar sebagai Management Trainee (MT). Kalau tidak salah, saya melamar dengan mengirim lamaran ke e-mail rekrutmen ACC langsung. Sebelum saya menceritakan mengenai proses rekrutmennya, saya ingin menceritakan secara singkat mengenai ACC. Secara sederhana, ACC adalah perusahaan pembiayaan alat-alat berat dan mobil, baik itu mobil baru atau mobil bekas. ACC masih termasuk ke dalam lingkaran perusahaan Astra International.

Saya mengirim lamaran ke e-mail rekrutmen ACC sekitar awal Maret 2014. Cukup lama sampai mendapat panggilan pertama untuk mengikuti tahap rekrutmen. Tanggal 1 April 2014, saya mengikuti tahap pertama rekrutmen, yaitu psikotest. Berikut tahapan rekrutmen MT ACC 2014 :

1. Psikotest

2. Interview HRD

3. Interview Manager HRD

4. Focus Discussion Group (FGD)

5. Interview Board of Director (BOD)

6. Medical Check Up

 

Psikotest

Tanggal 1 April 2014 pukul 08.30 saya mengikuti psikotest di Astra International, Jalan Gaya Motor Raya No. 8 Sunter II Jakarta Utara. Saya yang berasal dari Bogor berangkat shubuh menggunakan transportasi APTB jurusan Blok M turun di halte Cawang UKI. Kemudian lanjut busway ke arah Tanjung Priok turun di halte Sunter. Dari situ bisa naik ojeg atau jalan kaki ke lokasi.

Sesampainya di lokasi, kita diminta untuk mengisi form lamaran yang disediakan oleh panitia. Isinya mengenai biodata diri, pengalaman kerja, dan juga minat di ACC. Ternyata, pada hari itu terdapat 2 gelombang yang mengikuti psikotest, gelombang pagi dan siang. Keseluruhan, terdapat lebih dari 100 orang yang mengikuti psikotest. Pada pukul 09.00 seluruh peserta psikotest dipersilahkan masuk ke ruang test. Woooow, baru pertama kali saya mengikuti psikotest yang menggunakan Ipad. Sebelum dimulai, panitia menjelaskan cara mengoperasikan Ipad tersebut. Cukup mudah, tidak ada kendala, dan juga ada contoh soal sebelum kita memulai untuk mengerjakan soal sesungguhnya. Jadi, tidak usah tegang bagi yang pertama kali menggunakan Ipad untuk psikotest.

Soal psikotestnya cukup sulit. Terdapat soal menghitung cepat, kemampuan verbal, kemampuan analisis bangun 3D, ada soal menghapal, dan terakhir mengenai diri sendiri (Most-Least). Setiap bagian soal memiliki waktu masing-masing. Saran saya mengikuti tahap ini adalah kondisi fisik dan mental yang baik. Soal-soalnya masih bisa dijawab sepanjang kita dapat berkonsentrasi dengan baik. So, prepare dari hari sebelumnya untuk mengikuti tahap ini.

 

Interview HRD

Alhamdulillah, saya lolos ke tahap selanjutnyam yaitu Interview HRD. Tepat 1 minggu dari psikotest, yaitu tanggal 8 April 2014 saya mengikuti Interview HRD. Selain psikotest dan medical check up, seluruh proses rekrutmen di lakukan di gedung ACC, yaitu di jalan Tb. Simatupang No. 90, Tanjung Barat, Jakarta Selatan. Saya berangkat dari Bogor menggunakan kereta Commuter Line turun di stasiun Tanjung Barat. Dari situ naik angkot no. 19 dan turun di depan gedung ACC. Sekitar 7 menit dari Stasiun Tanjung Barat ke Gedung ACC. So, jangan sampai kelewat.

Terdapat sekitar 20 orang yang mengikuti Interview HRD. Ternyata, Interview HRD ini dibagi ke dalam 2 hari. Jadi, terdapat sekitar 40 orang yang mengikuti Interview HRD ini. Interview HRD dilakukan oleh staff dari HRD. Interview dilakukan one-by-one. Cukup lama kami menunggu giliran untuk interview. Tibalah giliran saya pada pukul 11.00. Interviewer nya seorang wanita, saya lupa namanya. Interview berjalan dengan santai. Lebih seperti mengobrol. Interviewer nya pun masih cukup muda. Saya banyak menceritakan kehidupan kuliah saya. Mulai dari organisasi sampai kehidupan futsal. Interviewer lebih banyak menanyakan kehidupan kuliah kita dan cara kita mengatasi masalah ketika di kehidupan organisasi. Alhamdulillah, Futsal menjadi ladang cerita saya. Seluruh yang saya alami di dunia Futsal ketika kuliah, saya ceritakan seluruhnya. Interviewer nya pun cukup tertarik mendengar cerita saya. Interviewer berjalan kurang lebih selama 20 menit. Pada pukul 12.00 seluruh peserta sudah mendapat giliran. Panitia langsung mengumumkan siapa saja yang lolos ke tahap selanjutnya. Alhamdulillah, saya lolos ke tahap selanjutnya, yaitu Interviewe dengan petinggi dari HRD nya. Interviewer dilaksanakan pada hari itu juga pada pukul 14.00. Kami dipersilahkan untuk istirahat, makan, dan beribadah.

 

Interview Manager HRD

Pukul 14.00 saya sudah berada di Gedung ACC setelah menunaikan istirahat siang. Namun, panitia mengatakan bahwa yang akan mewawancara masih belum datang. Kami dipersilahkan menunggu sembari diberi camilan untuk membunuh waktu. Pukul 15.00 Interview sudah dimulai. Saya masih menunggu giliran. Tiba giliran saya sekitar pukul 16.00.

Interview berjalan dengan cukup santai, walaupun tidak sesantai interview sebelumnya. Mungkin karena interviewer nya lebih tua. Namun, pertanyaan-pertanyaan yang diajukan menggunakan bahasa yang tidak mengintimidasi. Sehingga, saya rileks dalam menjawabnya. Hal-hal yang ditanyakan masih berkisar kehidupan kuliah, kita juga diminta untuk menceritakan diri kita. Perbedaan dari interview sebelumnya, kita harus bisa meyakinkan apakah kita orang yang tepat untuk posisi MT ini. MT mencari orang yang suka tantangan. Interview berjalan sekitar 20 menit.

Pengumuman yang lolos ke tahap selanjutnya diberi tahu pada hari itu juga. Alhamdulillah saya lolos ke tahap selanjutnya. Ada beberapa orang yang tidak lolos, namun diberikan tawaran untuk masuk ke first line, satu tingkat di bawah posisi MT. Mungkin, orang-orang tersebut masih belum cocok untuk posisi MT ini. Oleh karena itu, interview ini menekankan apakah kita tepat untuk masuk ke program MT ini.

 

Focus Group Discussion (FGD)

15 April 2014 saya mengikuti FGD di Gedung ACC. Tersisa 18 orang saja yang mengikuti tahap ini dan hanya ada dilakukan hari ini. Dari 18 orang ini dibagi ke dalam 3 kelompok, masing-masing terdiri dari 6 orang. Saya masuk ke dalam kelompok yang mendapat giliran pertama. Kelompok saya terdiri dari 5 orang laki-laki dan 1 orang perempuan. Kami masuk ke dalam ruangan yang sudah banyak menunggu tim penilai. Baru kali ini saya mengikuti FGD yang tim penilainya sebanyak ini. Terdapat sekitar 8 orang penilai di dalam ruangan itu. Sebelum memulai FGD, 1 orang penilai menjelaskan mekanisme FGD. FGD dilakukan maksimal 50 menit, namun jika sebelum 50 menit penilai sudah menganggap cukup, maka FGD dihentikan. Di depan masing-masing peserta terdapat 10 lembar kertas yang berisi informasi dan masalah yang akan kami pecahkan dan ambil kesimpulan secara bersama. Masalahnya seputar dunia pembiayaan. Oleh karena itu, hari sebelumnya saya sarankan untuk membaca informasi mengenai perusahaan pembiayaan dan juga isu-isu terkini.

Selama proses diskusi, sesekali terdapat perbedaan pendapat diantara kita. Namun, sebisa mungkin perbedaan pendapat itu diatasi dengan tidak saling menjatuhkan. Dalam FGD ini seluruh peserta berperan sebagai 1 tim yang saling mendukung, bukan yang saling menjatuhkan. Walaupun pada hakikatnya kita sedang bersaing. Kita harus pintar berperan kapan kita bersaing dan kapan kita adalah bagian dari tim. Ada hal yang membuat kita semua cemas, sebelum kami semua mendapatkan kesimpulan akhir, tim penilai sudah memberhentikan proses diskusi kami. Kami semua bertanya-tanya heran, mengapa diberhentikan padahal kami masih deadlock.

Kami pun dipersilahkan keluar untuk menunggu hasilnya. Kami keluar dengan perasaan lesu karena kami kurang puas dengan FGD tadi. Setelah semua kelompok menyelesaikan FGD, 18 orang peserta dipersilahkan untuk berkumpul untuk diberi tahu hasilnya. Alhamdulillah, saya masuk ke dalam 15 orang yang lolos ke tahap selanjutnya, yaitu Interview BOD. Puji syukur, walaupun kurang puas dengan hasil FGD tadi, namun ternyata saya masih diberi kesempatan untuk ke tahap selanjutnya. Panitia memberi tahu bahwa 5 orang bisa mengikuti Interview BOD pada sore ini juga. 10 orang sisanya akan dilaksanakan tanggal 17 April 2014. Karena terdapat kandidat yang dari luar kota, maka kami sepakat untuk memberikan jatah 5 orang tersebut ke yang berasal dari luar kota. Berhubung saya dari Bogor yang katanya dekat dari Jakarta, maka saya tidak mendapat jatah 5 orang itu.

 

Interview BOD

17 April 2014 saya mengikuti Interview BOD. Namun ternyata, pada 16 April 2014 saya mendapat telepon dari Bank Mandiri untuk mengikuti Medical Check Up pada hari yang sama dengan Interview BOD di ACC. Saya cukup bingung dibuatnya. Saya cukup menyesal tidak mendapat jatah 5 orang yang interview pada sore setelah FGD. Akhirnya saya mencoba untuk menelpon pihak ACC. Saya memohon untuk ditempatkan diurutan terakhir yang interview. Tentunya saya tidak memberi tahu alasan sebenarnya bahwa saya akan medical check up terlebih dahulu hehehe. Panitia menerima permohonan saya tersebut. Namun, saya diberi waktu maksimal untuk datang ke ACC pada pukul 10.00.

Alhamdulillah, proses medical check up berlangsung dengan cepat. Pukul 09.15 sudah selesai. Saya langsung bergegas untuk pergi ke gedung ACC. Kurang dari pukul 10.00 saya sudah tiba di gedung ACC. Dari 10 orang yang mengikuti interview pada hari itu, tinggal tersisa 3 orang yang belum mendapat giliran termasuk saya. Sesuai permohonan saya sebelumnya, saya mendapat giliran terakhir.

Sembari menunggu giliran, saya bertanya kepada orang-orang yang sudah interview. Semuanya bilang bahwa interview berjalan santai dan hasilnya langsung diberi tahu. Semuanya lolos. Waaaah, saya cukup senang. Tibalah giliran saya.

Saya masuk ke ruangan BOD yang cukup mewah. Interviewer nya adalah laki-laki yang sudah berumur. Pertanyaan pertama yang dilontarkan adalah apa kelebihan dan kekurangan saya. Selanjutnya, apakah saya cocok ditempatkan di posisi MT ini. Saya menjawab dengan cukup yakin. Kemudian, interviewer menanyakan hal apa atau kejadian apa yang membuat saya sedih. Saya menceritakan mengenai proses skripsi saya. Saya cerita bahwa skripsi ini membuat saya sedih karena saya harus melihat teman-teman saya sudah lulus dan mulai mencari pekerjaan, sementara saya masih harus berkutat dengan skripsi dan dosen pembimbing yang ......  ahhhh sudahlah. Panjang saya menceritakan perjalanan atau perjuangan saya menyelesaikan skripsi saya. Setelah saya cerita panjang lebar, dengan tiba-tiba interviewer bilang bahwa saya tidak cocok untuk posisi MT ini. Saya kaget dibuatnya. Namun, saya berusaha untuk tetap tenang dan positif thinking. Saya menganggap bahwa interviewer sedang mengetes reaksi saya. Kemudian saya menanyakan alasannya mengapa saya tidak cocok untuk posisi MT ini. Interviewer hanya menjelaskan bahwa saya jauh bisa lebih sukses kalau memulainya dari bawah, bukan dari posisi MT ini yang akan banyak tantangan. Interviewer menilai saya sebagai orang yang suka dengan keteraturan, yang lurus-lurus saja. Ada benarnya juga sih.

Akhirnya saya keluar ruangan setelah dipersilahkan. Di luar saya diberitahu hasilnya oleh sekretaris Interviewer. Saya diperintahkan untuk menunggu di lantai 3. Cukup lama saya menunggu. Akhirnya, sekretaris itu keluar. Dia memberi tahu bahwa saya belum bisa bergabung bersama teman-teman yang lain di posisi MT. Saya cukup sedih dibuatnya. Dari 10 orang yang interview hari ini, hanya saya yang gagal diterima. Sekretaris itu menjelaskan bahwa saya akan dimasukan ke bagian first line untuk posisi Operation. Jadwal offeringnya akan diberi tahu kemudian. Saya pulang ke Bogor dengan gontai. Selama di kereta saya tidak habis berpikir, apa salah saya ketika interview sehingga hanya saya yang tidak masuk. Sementara teman-teman yang lain sudah diberi jadwal untuk medical check up.

 

Well, memang bukan rejeki saya di ACC ini. Saat saya sudah menjalani pelatihan sebagai ODP Bank Mandiri, pihak ACC menelpon saya untuk memberi tahu jadwal offering. Namun, saya memberi tahu jika saya tidak bisa menerimanya karena sekarang sudah terikat kontrak dengan Bank Mandiri.

Sekian pengalaman saya mengikuti rekrutmen MT ACC 2014. Semoga berguna bagi teman-teman yang akan mengikuti proses yang sama.

 


Post a Comment